Kepulauan MerantiPolitik

Tanpa Hutang dan Aset Partai Bertambah, Abdul Rauf Serahkan Struktur Kepada Ketua DPD PKS yang Baru

Tenang dan tak ada kegaduhan, jauh dari lobi-lobi politik serta suara-suara meninggi. Itulah suasana yang terpampang secara virtual, Musyawarah Daerah Dewan Pengurus Tingkat Daerah se Indonesia. Meski dalam masa pandemi, kegiatan pergantian pengurus sekaligus rapat kordinasi perdana daerah partai berwarna orange ini lancar dalam satu hari selesai.

Lima tahun telah berakhir, DPD PKS Meranti masa jabatan yang dipimpin Abdul Rauf, A.Md telah berganti kepada yang baru yakni Tauhid, S.Th.I yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Bidang Pembinaan Ummat (BPU) DPD.

Selama menjabat lima tahun, Abdul Rauf banyak meninggalkan karya dan prestasi kerjanya baik yang bersifat pengembangan SDM maupun aset-aset partai yang bermanfaat sebagai inventaris partai selama lima tahun mendatang.

Uniknya, sekalipun setelah Pilkada diikuti oleh partai islam yang dipimpin laki-laki yang sempat menjadi calon wakil bupati ini dalam hitungan kas partai tidak ada meninggalkan hutang sepeserpun baik terhadap kadernya maupun pihak-pihak lain. Justru aset partai berupa tanah, bangunan dan kendaraan hasil dari donasi para donatur semakin banyak bertambah daripada saat beliau menerima struktur dari pengurus sebelumnya (periode 2010 -2015).

Abdul Rauf meninggalkan perolehan kursi dewan sebanyak 2 kursi, mengalami kenaikan 100% dari sebelumnya hanya 1 kursi. Kader bertambah dan struktur DPC dan DPRa telah terpenuhi 100% dari 9 kecamatan, kas partai dalam keadaan stabil tanpa hutang, relasi tokoh dan jaringan terhubung dengan baik. Sehingga kini ia dengan ringan menyerahkan struktur partai kepada pengurus yang baru dalam keadaan kokoh dan bersih.

Gelombang turbulensi perjuangannya selama lima tahun telah dilewatinya, berhasil membawa nakhkoda partai yang hampir oleng akibat gelombang arus yang menentang kebijakan partai secara nasional. Ungkapannya untuk poin ini adalah, “Hadza min Fadhli rabbi..” tuturnya.

Kini Abdul Rauf ditunjuk sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kepulauan Meranti untuk periode 2020 – 2025, yang harus memahami banyak filosofi perjuangan kerja visi dan misi PKS lima tahun mendatang.

Salah satu pesannya untuk pengurus yang baru adalah, “Selamat kepada kepengurusan yang akan datang, semoga terus dapat melayani rakyat dengan memperkuat integritas partai ini lima tahun mendatang” ungkapnya.

Ditanya apa yang akan dilakukannya selama menjabat ketua MPD lima tahun mendatang..??
Ia menjawab, “Kita terus akan membantu partai ini dan menguatkan struktur DPD PKS Meranti, menjaga alur dan ritme DPD agar mendapatkan empati dan simpati serta penerimaan publik terhadap visi misi PKS lima tahun mendatang” katanya.

Tak hanya itu, Abdul Rauf juga akan menguatkan struktur PKS Meranti untuk membuka simpul-simpul dan jaringan ketokohan menjadikan kelembagaan PKS sebagai “School of leadership dan enterpreneurship” sehingga mendapatkan dukungan dan rakyat Meranti.

Beginilah PKS melakukan pergantian kepengurusan partai, mereka memandang jabatan itu adalah tanggungjawab bukan kemuliaan atau alat memperkaya diri. Demikian yang dapat kita kutip keteladanan dari kepemimpinan PKS sebagai partai Islam rahmatan lil a’lamiin, harapan rakyat satu-satunya kepada partai islam ini agar terus menjadi pelayan rakyat.

Tags
Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close